Analisis Hubungan Algoritma Hummingbird Google dengan Search Engine Optimization

Posted on Updated on

Apa yang dimaksud Algoritma Hummingbird Google ?

Silakan baca di postingan saya sebelumnya, Google Hummingbird Algorithm (Algoritma Hummingbird) – Intelektual Muda.

Apa yang dimaksud Search Engine Optimization ?

SEO merupakan tehnik yang dipakai oleh blogger, web site developer, dan pakar internet marketer untuk meningkatkan pagerank website/blog yang bersangkutan. Dengan kata lain, SEO merupakan bagian ilmu dari pemasaran sebuah website.

Tehnik SEO berdasarkan cara kerja algoritma google sebelumnya yaitu Google akan mengindeks halaman web/blog dengan cara mengoptimalisasi keywords nya yang nantinya akan tampil di Search Engine Result Page (SERP) berdasarkan kata kunci yang diinputkan.

Jika membahas masalah SEO erat kaitannya dengan peningkatan traffic (pengunjung) website/blog. Peningkatan traffic bisa dilakukan dengan cara memperhatikan : Web Design, Web Hosting, Blogging, Social Media, CSS, Internet Marketing, Link Building, CMS, Cara-cara pemasaran on-line dan lain-lain. Tujuan utama SEO agar input di Search Engine bisa tepat menuju halaman web/blog berdasarkan optimasi di keyword.

Kelemahan SEO sendiri yaitu :

Salah satu kelemahan tehnik SEO adalah Google mengindeks hanya berdasarkan kata kunci dan tidak memperhatikan maksud dari kata kunci yang dinputkan makanya hasil yang didapat kurang akurat. Misal kita ingin mengetahui ‘Apa perbedaan antara kursi dan meja?’ SERP akan menampilkan postingan yang memiliki label kursi, meja, kursi dan meja secara parsial tidak merujuk pada sebuah kesatuan topik ‘perbedaan’nya yang ingin diketahui.

Bagaimana Komposisi atau struktur dari Hummingbird Google ?

Komposisi Hummingbird yaitu :

1. 50% onsite optimization (rich content)

Bagaimana kita menyajikan konten yang lengkap dalam sebuah postingan. Ini merupakan contoh artikel yang rich konten dengan tanpa membiaskan tujuan dari artikel ini.

2. 30% High Quality and Relevant backlink

Blog Walking dan memberi komentar atau respon yan ‘relevan’ masih diperlukan untuk meningkatkan indeks link di google. Tetapi yang harus diperhatikan adalah status web yang do follow bukan no do follow. Hindari spamming di kolom komentar dengan mencantumkan alamat website secara langsung karena meskipun tidak dituliskan jika berkomentar di situs do follow maka link telah terindeks secara otomatis di google.

3. 10% Social Signal

Ini adalah relasi dengan reader anda. Bagaimana memasang link postingan di sosial media seperti fb dan twitter. Optimasi fan page, akun twitter, dll.

 

4. 10% Others (lainnya)

Hummingbird hanya memberikan 10 % saja untuk lainnya. Misalnya untuk publikasi di dunia nyata dan hal lainnya yang mengarahkan user ke situs kita.

Apa Hubungan SEO dengan Hummingbird Algorithm ?

Jika Big-G diibaratkan sebuah mobil maka Hummingbird adalah mesin terbarunya. Mesin yang lebih canggih dan mampu menampilkan hasil yang akurat. Sedangkan SEO ibarat Aksesoris yang membuat ‘kece’ mobil.

Hummingbird berbicara keakuratan maksud user untuk menemukan informasi dengan memperhatikan makna.

Sudah belasan tahun, keyword menjadi andalan para web master untuk mengembangkan SEO mereka mengotak-atik keyword sedemikian hingga page mereka tampil di posisi pertama indeks google. Tentu saja hal ini kurang memperhatikan meaning atau arti untuk memberikan hasil pencarian yang maksimal. Bagi para Dewa SEO, jangan khawatir karena prinsip keywords masih dipakai di google. 

Bagaimana seharusnya Adaptasi Master SEO terhadap Hummingbird?

Menurut bixbux, untuk mengatasi perubahan algoritma Hummingbird? Ini hal-hal yang harus diperhatikan bagi penganut content marketing :

1. Konten bagus dengan backlink yang keren tidak akan pernah cukup. Dengan algoritma penjawab pertanyaan (lihat contoh ‘Joko Widodo’ di atas), maka kebayang yang selama ini membidik kata kunci Joko Widodo (karena melihat tahun 2014 jadi tahun politik) akan amblas tak berbekas. Mau contoh yang lain? Silakan ketik ‘Premier League’ maka akan serta merta keluar jadwal pertandingan di Liga Inggris. Selamat tinggal pencari traffic dari setiap liga di dunia, kecuali liga Indonesia barangkali..hehe

2. Hummingbird menyukai jenis queries berupa pertanyaan. Jadi persiapkan jawaban dari setiap pertanyaan yang mungkin timbul oleh pengguna Google. Kata how, what, why akan menjadi hal yang di-dewakan di Google

3. Fokus di kualitas konten. Jelas sekali, Hummingbird sangat mencintai backlink natural dan mempunyai koneksitas relevansi yang tinggi. Jangan lagi asal memakai backlink dari website yang PageRank 7 misalnya tetapi mempunyai topik yang berbeda dengan website kita. Usahakan backlink dari website yang melegenda, mumpuni dan mempunyai reputasi tinggi. Tips konten : sediakan artikel/ konten yang menolong orang lain atau memecahkan permasalahan mereka, atau mudahkan, ajarkan orang lain sesuatu yang berguna.

4. Authorship. Sudah deh, pakai authorship. Google loves it.

Sekian Postingan kali ini, semoga bermanfaat. Silakan bertanya jika ada yang kurang paham. Silakan juga bagi yang ingin copast tetapi cantumkan sumbernya ya gan menghargai ane yang udah cape mikir hehe.

Wajib Bagikan info ini karena artikel ini menunjang kesejahteraan kehidupan blogger 🙂

Salam Sukses

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s