Bulan: Oktober 2012

Manajemen Aksi (Demostrasi)

Posted on Updated on

                Dalam sebuah aksi yang baik, sebelumnya telah direncanakan dengan matang. Pembagian tugas, pengkoordiniran masa dan pembuatan propaganda-propaganda. Inilah yang dimaksud dengan manajemen aksi.

                Aksi atau Demonstrasi (sering disingkat demo) merupakan suatu kegiatan yang umumnya turun ke jalan untuk menuntut hak-hak pendemo yang belum atau tidak terpenuhi. Esensi sebenarnya dari sebuah aksi adalah unjuk fikir bukan unjuk rasa. Perbedaan motivasi atau antara unjuk fikir atau unjuk rasa menimbulkan efek yang berbeda. Unjuk fikir akan menunjukan inteleqtual pendemo terhadap hak yang ingin dituntut sedangkan unjuk rasa hanya beracuan pada emosi sehingga akan menimbulkan demo yang tidak efektif dan akhirnya akan berujung kekerasan dan anarkis. Itulah review sedikit tentang aksi.

Perangkat Aksi
1. Kordinator Lapangan (Korlap)
                 
Korlap berperan sebagai pimpinan tertinggi dalam sebuah aksi. Korlap bertugas memberikan intruksi kepada danlap. Intruksi yang dimaksud bisa berupa keputusan lanjut atau tidaknya demo, pengalihan rute, penyuaraan orasi yang dilakukan danlap, atau membubarkan aksi.
                 
Pada saat aksi, korlap tidak tampil berorasi. Namun, ia berbaur dengan masa. Ibaratnya raja dalam permainan catur, korlap harus dilindungi dan sebisa mungkin agar aparat keamanan tidak mengetahui keberadaan korlap. 
2. Komandan Lapangan (Danlap)
                 
Jika teman-teman lihat seorang dalam aksi yang memegang towa atau alat pengeras suara lainnya itu disebut danlap. Tugas danlap adalah memberi arahan kepada masa bisa intruksi secara langsung atau melalui Teklap. Danlap harus menjaga semangat masa selama aksi berlangsung. Danlap juga menyampaikan tuntutan-tuntutan dari masa yang harus dipenuhi kepada tertuntut (objek aksi).
3. Teknisi Lapangan (Teklap)
                 
Teklap bertanggung jawab kepada danlap dan korlap atas tugasnya untuk mengontrol masa. ada beberapa teklap, sehingga masa aksi dapat terkontrol.
4. Tim Medis
                 
Tim Medis bertugas Menyediakan perlengkapan P3K untuk masa aksi. Jika ada yang pingsan atau sakit tim medislah yang bekerja.
                
5. tim Konsumsi
                 
Tim konsumsi menyediakan konsumsi untuk masa. Uang untuk keperluan aksi termasuk konsumsi berasal dari sukarela masa.
Opini Masyarakat awam terhadap aksi

                 
Beberapa aksi tidak munutup mungkin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Bentrok dengan petugas keamanan, atau juga aksi sering dikaitkan sebagai tindakan anarkis. Opini inilah yang masih melekat dibenak masyarakat awam. Padahal, aksi yang baik tidak bertujuan untuk anarkis malah menunjukan rasa solidaritas kepada sesama untuk menjujung haknya. Opini publik ini memang terbentuk secara alamiah dan ada beberapa faktor yang membentuk opini tersebut. Diantaranya, Publikasi media. Aksi yang berjalan lancar tanpa ada anarkis jarang diliput, sedangkan aksi yang penuh dengan anarkis semua media berlomba meliputnya. Itu dikarenakan pemberitaan aksi anarkis lebih menarik bagi pemirsanya dibandingkan dengan aksi yang datar-datar saja.

Referensi tambahan: