KONSEP DIRI

Salam sejahtera untuk para pembaca blog ini, kali ini saya akan sharing sedikit ilmu yang saya dapatkan dari mentoring di kampus tentang konsep diri.

                Apa sih konsep diri itu?

                Menurut istilah, konsep berarti kerangka atau acuan yang mendasari suatu bentuk menjadi bentuk apa yang dilihat oleh diri sendiri dan orang disekeliling. Contoh istilah konsep diterapkan pada konsep pembuatan kapal terbang, konsep acara, konsep berfikir, dan lain-lain. Itu berarti merujuk pada suatu kerangka (bakal calon) karya atau potensi yang dimiliki. Sedangkan diri merujuk pada kesatuan individu yang meliputi aspek jasmani dan rohani. Jadi konsep diri itu kerangka yang diwujudkan dalam bentuk pola berfikir (mindset) untuk mencapai visi diri dalam kehidupan.

                Konsep diri itu terbentuk melalui suatu proses perjalanan kehidupan yang panjang. Parameter bahwa kita bisa mengenal diri sendiri adalah dengan cara kita bisa merasakan dan memahami segala apa yang dibutuhkan oleh diri kita.

 Kita harus sudah bisa berbicara pada diri sendiri dan menemukan jawabannya terhadap beberapa pertanyaan singkat dibawah

  •  “iniliah saya, saya tahu apa yang menjadi potensi saya.
  • Saya suka dengan ini…saya tidak suka dengan itu…
  • saya ingin seperti itu…dan saya tidak ingin seperti itu…
  • saya akan semangat bila melakukan itu…dan saya merasa malas melakukan itu…

                Dengan kita mengenali dengan menganalisa diri sendiri, kita akan mengetahui apa yang menjadi kekurangan dan kelebihan diri kita ini.

Teori konsep diri juga sudah berkembang menjadi teori tiga aku,yaitu; aku diri, aku sosial, aku ideal.

1. Aku diri

            Aku diri merupakan cerminan diri sendiri menurut penilaian diri kita pribadi. Dengan mengenal aku diri, anda bisa mengetahui modal terbesar yang anda miliki. Dasar dari kesuksesan seseorang ialah bagaimana ia bisa memahami dirinya sendiri.

Untuk mengenali tentang konsep “aku diri, tanyakanlah pada hati kecil anda beberapa pertanyaan di bawah ini.

  •     Bagaimanakah watak saya?
  •     Apa kelemahan saya?
  •     Apa kelebihan saya?
  •     Apakah penampilan saya menarik?
  •     Apakah tubuh saya kuat dari penyakit?

2. Aku sosial

            Manusia adalah makhluk sosial. Interaksi-interaksi sosial menjadi warna kehidupan sosial kita. Interaksi menandakan kita adalah bagian dari sistem sosial itu. “aku Sosial” berarti cerminan diri kita yang ditangkap oleh society (masyarakat). Untuk memahami aku sosial anda, tanyakanlah pada teman Anda beberapa pertanyaan di bawah ini.

  •     Apakah Kamu menyukai saya?
  •     Bagaimanakah diri saya?
  •     Jika detik ini saya mati, apakah Kamu akan senang atau sedih?
  •     Apa yang kamu suka dari saya?
  •     Apa yang kamu tidak suka dari saya?

3. Aku ideal

            Aku ideal merupakan cerminan diri kita di masa depan atau apa yang kita harapkan nanti. Untuk memahami aku ideal anda, tanyakanlah pada hati kecil Anda beberapa pertanyaan di bawah ini.

  •     Jika aku sekarang diijinkan menjadi seseorang, seseorang spt siapa?
  •     Mengapa?
  •     Apa keinginan yang menjadi obsesi saya?
  •     Bagaimana jika saya menjadi seorang ?

Kesimpulannya, ketiga aspek aku diatas harus berjalan beriringan agar “aku” bisa mencapai visi hidup dan mendapatkan kebahagiaan yang hakiki.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s